PEMASANGAN POWERWALL SEBAGAI SUMBER LISTRIK MANDIRI UNTUK KEPERLUAN RUMAH IBADAH TUNJUNGAN SEBERANG KUTAI KARTANEGARA

  • Cornelius Sarri Program Studi Teknik Listrik, Jurusan Teniik Elektroi, Politeknik Negeri Samarinda, Indonesia
  • Khairuddin Karim Program Studi Teknik Listrik, Jurusan Teniik Elektroi, Politeknik Negeri Samarinda, Indonesia
  • Rusdiansyah Rusdiansyah Program Studi Teknik Listrik, Jurusan Teniik Elektroi, Politeknik Negeri Samarinda, Indonesia
Keywords: Energi terbarukan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Desa Tertinggal, Elektrifikasi pedesaan

Abstract

Kurangnya jaringan listrik yang menjangkau daerah terpencil masih menjadi masalah klasik di negara kita. Berdasarkan data yang ada dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, sampai saat ini masih ada sekitar 3000 desa yang belum terhubung dengan akses listrik. Jaringan listrik dari PT PLN (Persero) masih terhambat untuk menjangkau desa tersebut karena lokasinya yang terpencil. Namun demikian, ada solusi yang lebih efisien untuk hal tersebut, yaitu membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) baik secara komunal maupun secara sendiri-sendiri atau SHS (Solar Home System). SHS diprioritaskan untuk masyarakat yang tertinggal berjauhan satu dengan lainnya. Di Kabupaten Kutai Kartanegara masih banyak terdapat daerah pedesaan yang terisolasi karena sulit dijangkau oleh jaringan listrik PT PLN (Persero) dan salah satunya adalah Desa Tunjungan Kecamatan Muara Kaman. Desa Tunjungan Induk pada tahun 2021 sudah dipasang PLTS Komunal Off-Grid, sedangkan daerah tunjungan seberang masih mengalami permasalahan dalam hal jangkauan energi listrik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Samarinda melakukan kegiatan pemasangan dan sekaligus memberikan bimbingan teknis tentang Powerwall sebagai Sumber Listrik Mandiri berbasis Tenaga Surya model SHS untuk keperluan rumah ibadah. Dengan demikian, kebutuhan energi listrik pada daerah tersebut akan terpenuhi secara bertahap yang dimulai dari rumah ibadah.

References

Evan, R. (2019). Tugas Akhir. 175.45.187.195, 31124. ftp://175.45.187.195/Titipan-Files/BAHAN WISUDA PERIODE V 18 MEI 2013/FULLTEKS/PD/lovita meika savitri (0710710019).pdf
Makassar, K. S. (2024). (3) (1). 8(2).
Muslim, S., Khotimah, K., & Azhiimah, A. N. (2020). analisis kritis terhadap perencanaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) tipe photovoltaic (PV) sebagai energi alternatif masa depan. Rang Teknik Journal, 3(1), 119–130.
Teguh, P. P., & Zambak, M. F. (2022). Optimalisasi Kecepatan Putaran Motor Listrik Sebagai Beban Pada PLTS 5 kWp (Aplikasi : Laboratorium Balai Besar Pengembangan Dan Penjamin Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan Dan Listrik Medan). RELE (Rekayasa Elektrikal Dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro, 5(1). https://doi.org/10.30596/rele.v5i1.10784
Truong, C. N., Naumann, M., Karl, R. C., Müller, M., Jossen, A., & Hesse, H. C. (2016). Economics of residential photovoltaic battery systems in Germany: The case of tesla’s powerwall. Batteries, 2(2). https://doi.org/10.3390/batteries2020014
Published
2024-12-31
How to Cite
Sarri, C., Karim, K., & Rusdiansyah, R. (2024). PEMASANGAN POWERWALL SEBAGAI SUMBER LISTRIK MANDIRI UNTUK KEPERLUAN RUMAH IBADAH TUNJUNGAN SEBERANG KUTAI KARTANEGARA. PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 301-304. https://doi.org/10.58222/pakdemas.v4i1.274
Section
Articles