Respon Respon Pemberian POC ULIDGALANG Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum.L)
Respon pemberian poc ULIDGALANG terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang
Abstract
Kentang (Solanum tuberosum. L.) merupakan tanaman yang bersifat semusim, termasuk famili Solanaceae, dan memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Pada tahun 2023 produksi kentang di provinsi Bengkulu mencapai 3.290,5 ton, sedangkan di Kabupaten Rejang Lebong mencapai 3,160 ton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk organik cair (POC) Ulidgalang (Urin Kelinci, Daun Gamal, Batang Pisang) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang (Solanum tuberosum. L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juli tahun 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dalam faktor tunggal, yaitu pemberian pupuk organik cair (POC) Ulidgalang (Urin kelinci, Daun Gamal, Batang Pisang) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu: P0: kontrol ( tanpa pemberian pupuk organik cair (POC)), P1: 20 ml POC/L, P2: 30 ml POC/L, P3: 40 ml POC/L, dan P4: 50 ml POC/L. Hasil terbaik pemberian POC Ulidgalang (Urin Kelinci, Daun Gamal, Batang Pisang) yaitu terdapat pada konsentrasi 20 ml POC pada presentase tumbuh 66,6 %, jumlah umbi perumpun 4,1 buah, berat umbi perupun 88,67 gram dan berat umbi per petak 789,3 gram, serta konsentrasi 30 ml POC pada tinggi tanaman 35,03 gram dan berat perumbi 12,23 gram.
Kata kunci: Konsentrasi, Kentang, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kentang, POCĀ














