Kesenjangan Gender dalam Ilmu Matematika Tinjauan Praktis

  • Saman Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Palopo.
Keywords: Learning gender, mathematical thinking

Abstract

Matematika diajarkan dengan tujuan untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat mengaplikasikan matematika dan pola pikir matematika dalam situasi kehidupan sehari-hari. Namun, masih ada persepsi di kalangan siswa, baik laki-laki maupun perempuan, bahwa matematika adalah mata pelajaran yang membosankan. Oleh karena itu, aspek gender dalam proses pembelajaran matematika menjadi sorotan penting bagi pendidik. Pentingnya memahami perbedaan gender tidak hanya sebatas pada kemampuan siswa dalam matematika, tetapi juga pada pendekatan dan cara memperoleh pemahaman matematika. Banyak pandangan yang menyatakan bahwa siswa perempuan cenderung menghadapi tantangan dalam belajar matematika dibandingkan dengan siswa laki-laki. Beberapa penilaian bahkan menunjukkan bahwa siswa perempuan sering kurang berminat pada aspek teoritis matematika dan lebih menyukai hal-hal yang bersifat praktis daripada teoritis. Meskipun demikian, tidak sedikit siswa perempuan yang berhasil dalam menguasai kemampuan matematika. Penulisan artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap beberapa temuan hasil penelitian tentang perbedaan gender dalam pembelajaran matematika. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam strategi yang digunakan oleh siswa laki-laki dan siswa perempuan, bahkan dalam menyelesaikan soal-soal yang bersifat spatial.

References

Aminah Ekawati dan Shinta Wulandari. 2011. Perbedaan jenis kelamin terhadap kemampuan siswa dalam mata Pelajaran matematika (studi kasus sekolah dasar) Jurnal socioscientia kopertis wilayah xi kalimantan. Februari 2011, volume 3 nomor

Apa itu Gender? 2008. http://hqweb01.bkkbn. go.id/hqweb/ceria/pengelolaceria/ pp1gender.html 19-03-08. Brandon,P.,Newton,B.J., andHammond,O.W. 1985. The Superiority of Girls over Boys in Mathematics Achievment in Hawaii. Paper presented at annual meeting of American Educational Research Association Casey, M. Beth., Nuttall, R. L., Pezaris, E, 2001.

Spatial Mechanical Reasoning Skil s Versus Mathematics Self-Confidence as Mediators of Gender Differences on Mathematics Subtests Using CrossNational Gender-Based Items, Journal for Research in Mathematics Education. 32, 29- 56, 2001.

Clerkin, Ben and Fiona Macrae. 2006. Men Are More Intelligent Than Women, Claims New Study. Situs http://www.dailymail. co.uk/news/article-405056/Men-intelligentwomen-claims-new-study.html, diakses tanggal 14 Desember 2013.

Dahar, W.R., 1988. Teori-teori Belajar, Jakarta: Depdikbud. Depdiknas. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta. Eva Susanti. 2002. Penerapan Pembelajaran Tutor Sebaya Pada Pembelajaran Matematika Siswa SMP Kartika Pekanbaru. Skripsi-tidak diterbitkan Pekanbaru: UNRI.

Fakih, Mansour. 2004. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Pustaka Pelajar, Jakarta Gredler, M.E.B., Belajar dan Membelajarkan, Terjemahan oleh Munandir, 1991, Jakarta: Rajawali Pers.

Haralambos and Holborn. 2004. Sociology: Themes and Perspectives Sixth Edition. Harper Collins Publisher, London.

Herman Hudojo, 2005. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika, UM Press, Malang.

Hudojo, H., 2008. Mengajar Belajar Matematika, Jakarta: Depdikbud Jagtenberg, Tom and D’Alton, Phillip (ed) (1995), Four Dimensional Social Space Class, Gender, Ethnicity and Nature A readerinAustralian social sciences, Second Edition, Harper Educational, Sydney. Keitel,

Christine. 1998. Social Justice and Mathematics Education Gender, Class,Ethnicity and the Politics of Schooling. Berlin: Freie Universität Berlin. Maccoby, E.E & Jacklin, C.N. 1974. The Psychology of Sex Differences. Stanford:Stanford University.

Muhammad Ilman Nafi’an. 2011. Kemampuan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau Dari Gender Di Sekolah Dasar. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika dengan tema ”Matematika dan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran” pada tanggal 3 Desember 2011 di Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY. ISBN: 978–979–16353–6–3.

Mulyono Abdurrahman, 2003. Penelitian Bagi Anak Berkesulitan Belajar, Rineka Cipta, Jakarta

Nanang Martono, Elis Puspitasari, Mintarti, Rin Rostikawati. (tanpa tahun). Perbedaan Gender dalam Prestasi Belajar Mahasiswa Unsoed.

Orton, A., 1992. Learning Mathematics: Issues, Theory, and Practice, Great Britain: Redwood Books.

Slameto,1995. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: Bina Aksara.

Sri Suciati. 1998. Kesetaraan Gender dalam Pendidikan.http://www.duniaesai.com/ gender/gender9.html 19-03-08

Sriyanto. 2007. Strategi sukses menguasai Matematika. Jakarta: PT. Buku Kita. Sudarman. 2012. Adversity Quotient: Kajian Kemungkinan Pengintegrasiannya dalam Pembelajaran Matematika Jurnal AKSIOMA, Volume 01 Nomor 01 Maret 2012. Sudrajat, Ahmad, 2008. Kemampuan Individu

Published
2023-10-03
How to Cite
Saman. (2023). Kesenjangan Gender dalam Ilmu Matematika Tinjauan Praktis. Jurnal Saintifik (Multi Science Journal), 21(3), 105-114. https://doi.org/10.58222/js.v21i3.182
Section
Articles