PERAN DNA BARCODING DALAM IDENTIFIKASI SPESIES TANAMAN LANGKA DALAM UPAYA KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI

  • Habil Akbar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Sailana Mira Rangkuty Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Rizka Juliana Siregar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan
  • Widya Purnama Sitanggang Universitas Negeri Medan
Keywords: DNA barcoding, Species Identification, Rare Plants, Biodiversity Conservation, Genetic Markers

Abstract

Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman ekosistem, yang berbeda kepunahan akibat aktivitas humana dan perubahan lingkungan. DNA barcoding adalah teknik identifikasi spesies berdasarkan analisis fragmen pendek DNA yang relatif stabil dan dapat dibedakan antarspesies. Marker genetik seperti matK, rbcL, ITS, dan trnH-psbA telah digunakan untuk mengidentifikasi berbagai spesies tanaman. Studi pustaka menunjukkan bahwa DNA barcoding mempengaruhi akurasi identifikasi spesies yang sebelumnya sulit dibedakan dengan metode konvensional. DNA barcoding memiliki peran dalam mendukung upaya konservasi, seperti pemetaan hayati, monitoring populasi tanaman langka, dan restorasi habitat. Implementasi metode ini memudahkan peneliti, konservasionis, dan otoritas terkait dalam mengambil kebijakan berbasis data yang lebih akurat dan efektif. DNA barcoding berkontribusi signifikan terhadap perlindungan spesies langka dan keberlanjutan hayati di masa mendatang.

Published
2025-05-31
How to Cite
Habil Akbar, Sailana Mira Rangkuty, Rizka Juliana Siregar, & Widya Purnama Sitanggang. (2025). PERAN DNA BARCODING DALAM IDENTIFIKASI SPESIES TANAMAN LANGKA DALAM UPAYA KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI. Jurnal Saintifik (Multi Science Journal), 23(2), 209–214. https://doi.org/10.58222/js.v23i2.444
Section
Articles