Pengaruh Konsumsi Air Kelapa Hijau terhadap Penurunan Dismenorea pada Mahasiswi Institut Citra Internasional Tahun 2024

  • Siti Maisytoh Program Studi Ilmu Keperawatan, Institut Citra Internasional, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia
  • Agustin Program Studi Ilmu Keperawatan, Institut Citra Internasional, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia
  • Maryana Program Studi Ilmu Keperawatan, Institut Citra Internasional, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia
Keywords: menstruasi, dismenorea, air kelapa hijau

Abstract

Dismenorea merupakan salah satu keluhan umum yang dialami oleh wanita saat menstruasi, ditandai dengan nyeri pada perut bagian bawah yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penanganan dismenorea secara farmakologis memang umum dilakukan, namun konsumsi jangka panjang dapat menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, dibutuhkan alternatif pengobatan yang aman dan alami, salah satunya adalah air kelapa hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi air kelapa hijau terhadap penurunan dismenorea pada mahasiswi S1 Keperawatan Institut Citra Internasional. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pra-eksperimental. Populasi penelitian berjumlah 81 mahasiswi semester 8, dengan sampel sebanyak 30 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Penelitian dilaksanakan di rumah responden dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS), yang kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Match Pairs Test karena data berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata nyeri menstruasi dari 3,23 sebelum intervensi menjadi 1,67 setelah konsumsi air kelapa hijau. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara konsumsi air kelapa hijau terhadap penurunan dismenorea. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa air kelapa hijau efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri menstruasi. Peneliti menyarankan agar masyarakat dapat memanfaatkan air kelapa hijau sebagai alternatif alami untuk mengurangi intensitas nyeri haid tanpa ketergantungan pada obat-obatan kimia.

References

Amborowati, W., Hidayat, R., & Nurman, M. (2022). Efektivitas Antara Teknik Curl Up dengan Lower Abdominal Strengthtening Terhadap Intensitas Dismenorea pada Mahasiswi S1 PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan. SEHAT: Jurnal Kesehatan Terpadu, 1(1), 30–39. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/s-jkt/article/view/9079%0Ahttp://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/s-jkt/article/download/9079/6862

Azagew, A. W., Kassie, D. G., & Walle, T. A. (2020). Prevalence of Primary Dysmenorrhea, its Intensity, Impact and Associated Factors among Female Ttudents’ at Gondar Town Preparatory School, Northwest Ethiopia. BMC Womens Health, 20(1). https://doi.org/10.1186/s12905-019-0873-4

Barcikowska, Z., Wójcik-Bilkiewicz, K., Sobierajska-Rek, A., Grzybowska, M. E., Wąż, P., & Zorena, K. (2020). Dysmenorrhea and Associated Factors among Polish Women: A Cross-Sectional Study. Pain Res Manag. https://doi.org/10.1155/2020/6161536

Dewi, R. K., Realita, F., & Susilowati, E. (2022). Pengaruh Konsumsi Air Kelapa Hijau Terhadap Penurunan Nyeri Haid (Dismenore) : Literature Review. Jurnal Kebidanan Khatulistiwa, 8(2), 36–40. https://doi.org/10.30602/jkk.v8i2.647

Dinas Kesehatan Bangka Belitung. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020. 1–146. https://dinkes.babelprov.go.id/sites/default/files/dokumen/bank_data/PROFIL KESEHATAN 2020.pdf

Dya, N. M., & Adiningsih, S. (2019). Hubungan Antara Status Gizi Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi MAN 1 Lamongan. Amerta Nutrition, 3(4), 310–314. https://doi.org/10.20473/amnt.v3i4.2019.310-314

Fahriani, M., Wulandari, E., Keraman, B., & Mentari, M. R. (2024). Pengaruh Pemberian Air Kelapa Hijau Terhadap Penurunan Skala Dismenorea pada Remaja. Prepotif Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(3), 2023–2029.

Fitri, H. N., & Ariesthi, K. D. (2020). Pengaruh Dismenore Terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswi di Program Studi DIII Kebidanan. CHMK Midwifery Scientific Journal, 3(2), 159–164. http://cyber-chmk.net/ojs/index.php/bidan/article/view/794/290

Islamy, A., & Farida. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Tingkat III. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1), 13–18. https://doi.org/10.26714/jkj.7.1.2019.13-18

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rhineka Cipta.

Nurdahliana, & Noviyanti. (2021). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Tentang Toksoplasmosis Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Wanita Usia Subur (Wus). Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(3), 391–397. https://doi.org/10.33024/jkm.v7i3.4701

Nurqalbi, S. R., & Lolo, P. C. A. (2019). Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda Terhadap Intensitas Nyeri Haid Pada Siswi Kelas II Di MA. Pon-Pes Sultan Hasanuddin Kabupaten Gowa. Jurnal Antara Kebidanan, 3(2), 126–135.

Oktorika, P., Indrawati, & Sudiarti, P. E. (2020). Hubungan Index Masa Tubuh (Imt) dengan Skala Nyeri Dismenorea pada Remaja Putri di SMA Negeri 2 Kampar. Jurnal Ners, 4(23), 122–129. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners

Pattiiha, N., Novelia, S., & Suciawati, A. (2021). Pengaruh Air Kelapa Muda Hijau Terhadap Nyeri Dismenore pada Remaja. Indonesian Jurnal of Health Development, 3(1), 231–238.

Realita, F., Dewi, R. K., & Susilowati, E. (2021). Pengaruh Konsumsi Air Kelapa Hijau Terhadap Penurunan Nyeri Haid. Jurnal Kesehatan, 12(2), 248–252.

Rifiana, A. J., Mirantika, S., & Indrayani, T. (2023). Pengaruh Akupresur terhadap Dismenore pada Remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 37–42. https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/1272

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (pp. 1–580). https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf

Salsabila, H., Budiarti, A., Chabibah, N., & Ernawati, D. (2023). Hubungan Tingkat Stres dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Dismenore pada Mahasiswi Tingkat Akhir Di STIKes Hang Tuah Surabaya. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya, 18(1), 38–43.

Widowati, R., Eltamira, A., & Choirunissa, R. (2021). Upaya Menurunkan Dismenorea pada Remaja Putri dengan Konsumsi Air Kelapa Muda di Desa Srinanti Kelurahan Gunung Gajah Kabupaten Lahat. Journal of Community Engagement in Health, 4(1), 237–244. https://jceh.org/index.php/JCEH/article/view/158

Yuliyani, F. I., & Susilowati, T. (2022). Gambaran Dismenorea Saat Aktivitas Belajar di Ruang Kelas pada Siswi SMA Muhammadiyah 1 Sragen. Jurnal Locus: Penelitian Dan Pengabdian, 1(6), 459–465. https://doi.org/10.36418/locus.v1i6.143

Yunitasari, E., & Putri, R. H. (2020). Wellness and Healthy Magazine. Journal Wellness, 309–313.

Published
2025-09-30
How to Cite
Maisytoh, S., Agustin, & Maryana. (2025). Pengaruh Konsumsi Air Kelapa Hijau terhadap Penurunan Dismenorea pada Mahasiswi Institut Citra Internasional Tahun 2024. Jurnal Saintifik (Multi Science Journal), 23(3), 305-310. https://doi.org/10.58222/js.v23i3.508
Section
Articles